DATA ARSITEKTUR DI PERPUSTAKAAN BPNB KALIMANTAN BARAT, MENJADI DAYA TARIK KUNJUNGAN DARI INTERNATIONAL ISLAMIC UNIVERSITY MALAYSIA (IIUM)

 

 

                                                      

 

Perpustakaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat merupakan tempat untuk berbagi informasi mengenai sejarah dan budaya Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat. Sebagai tempat informasi, banyak pengunjung yang datang ke perpustakaan BPNB Kalimantan Barat baik dari dalam maupun  luar negeri. Kunjungan mereka bermacam-macam, mulai dari mencari data sampai meminta informasi mengenai sejarah dan budaya Kalimantan Barat sesuai kebutuhan yang mereka perlukan.

Salah satu pengunjung yang baru-baru ini datang ke perpustakaan BPNB Kalbar yaitu rombongan dari IIUM Malaysia pada hari Selasa, 10 April 2018 berjumlah 4 (empat) orang terdiri dari Prof. Dato’ Sri Ar.Dr. Asiah Abdul Rahim, Hj. Mokhtar Jalil, Hanizan Abdul Rahim, Wan Mohamad Amin W Seman. Mereka didampingi oleh Bapak Wahyudin Ciptadi, dosen Politeknik Negeri Pontianak dan 2 (dua) orang mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak yaitu Yorga Jhohansyah dan Kris Meylia. Kedatangan mereka di perpustakaan langsung diterima oleh petugas perpustakaan, yang didampingi oleh Yusri Darmadi SS dan Ibu Lisyawati Nurcahyani selaku peneliti sejarah di Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat.

Menurut perwakilan dari rombongan, Prof. Dato’ Sri Ar. Dr. Asiah Abdul Rahim kunjungan mereka di perpustakaan BPNB Kalimantan Barat kali ini untuk mencari data mengenai  arsitektur sejarah melayu. Oleh karena banyaknya data mengenai arsitektur yang dimiliki perpustakaan BPNB Kalbar baik itu Melayu, Dayak dan Cina yang dianggapnya menarik, akhirnya mereka sangat tertarik untuk mendapatkan data dan meminta informasi mengenai arsitektur tersebut. Diantaranya mengenai arsitektur Rumah Betang Sahapm, arsitektur tradisional Tionghoa di kota Singkawang.

Rombongan dari IIUM dan Politeknik Negeri Pontianak ini mengakhiri kunjungan mereka dengan mengabadikan momen foto bersama di depan pintu masuk perpustakaan BPNB Kalimantan Barat dan bertukar cinderamata berupa buku dari masing-masing penulis. Beberapa judul buku yang diterima dari IIUM yaitu Professorial Lecture Series 8/2017 Universal Design Captivating Accessibility for Malaysian Built Environment: The Initiation, Current Trends and its Prevailing Future dan The Philosophy of Decoration in Islamic Architecture. Sementara dari BPNB Kalimantan Barat memberikan buku yang berjudul “Nieuw Brussel” di Kalimantan: Peran Strategis Sukadana pada Abad ke-19 hasil penelitian Yusri Darmadi, dkk.