KUNJUNGAN PENELITI BPCB KALIMANTAN TIMUR UNTUK MENCARI KARYA DEPOSIT KALIMANTAN BARAT

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak sekali tempat-tempat sejarah, istana kerajaan, rumah adat dan sebagainya yang ingin diketahui dan dikunjungi baik itu pelajar, mahasiswa, peneliti dan masyarakat umum. Untuk mendapatkan informasi mengenai sejarah dan budaya Kalimantan Barat khususnya, Perpustakaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat sering menjadi salah satu opsi tujuan  untuk mendapatkan data-data yang diinginkan.

Selama 2 hari berturut-turut, dari tanggal 5-6 April 2018, perpustakaan BPNB Kalimantan Barat mendapat kunjungan dari BPCB Kalimantan Timur. Rombongan ini berjumlah 8 (delapan) orang yaitu Ninik Setrawati, Yogi Abdi Nugroho, Junus Satrio Atmodjo, Soeroso, Ummi Alifah, Omar Mohtar, Taufik Ali Y, dan Bayu Cahyoadi. Rombongan diterima oleh Kasubag Tu, Bapak Moch. Andri WP dan petugas perpustakaan. Menurut perwakilan dari rombongan, kunjungan mereka di perpustakaan BPNB kali ini untuk mencari literatur mengenai Istana Ismahayana di Landak, Makam Juang Mandor, Rumah Dayak Sahamp, Keraton Kadriah dan Masjid Jami’. Setelah beberapa hari sebelumnya mereka telah mengunjungi tempat-tempat tersebut.

Pada hari kedua, Jumat 6 April 2018, mereka diterima oleh petugas perpustakaan yang didampingi oleh Dana Listiana SS dan Sisva Maryadi, S.Sos selaku peneliti sejarah dan budaya yang ada di BPNB Kalimantan Barat. Dalam kunjungan kedua ini, mereka banyak sekali mendapatkan informasi  secara langsung disampaikan oleh peneliti BPNB mengenai data-data yang mereka butuhkan. Tidak itu saja, kedua belah pihak juga saling berbagi informasi dan bertukar pikiran terkait dengan tugas pokok mereka masing-masing.

Sebagai pusat informasi, diharapkan koleksi yang ada di perpustakaan BPNB Kalimantan Barat dapat menjadi sumber rujukan bagi semua pihak yang membutuhkan data-data mengenai sejarah dan budaya pada umumnya, khususnya sejarah dan budaya Kalimantan Barat.