PERPUSTAKAAN BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA KALIMANTAN BARAT MENERIMA KUNJUNGAN DARI BALITBANG PEMERINTAHAN KOTA PALANGKA RAYA

                                                                 

Perpustakaan mempunyai peran yang sangat penting di tengah kehidupan masyarakat. Sebagai tempat untuk membaca dan berdiskusi, ruangan perpustakaan harus ditata sedemikian rupa sehingga dapat menarik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang akan mencari referensi dan berdiskusi.

Sebagai sarana informasi yang menyediakan hasil kajian sejarah dan budaya khususnya Kalimantan, perpustakaan BPNB Kalimantan Barat pada hari Kamis, 23 Agustus 2018 kembali menerima kunjungan dari Palangka Raya berjumlah 4 (empat) orang. Rombongan terdiri dari Bapak Ferry Soni, S.Sos dan Ibu Endang Suriani, SE dari Balai Pelatihan dan Pengembangan Pemerintahan Kota Palangka Raya beserta Dr. Sidik R. Usop, MS dan Merrisa Octira, M.A dari Fisip Universitas Palangka Raya. Kedatangan mereka di perpustakaan, langsung diterima oleh petugas perpustakaan yang didampingi Kepala Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat, Ibu Dra. Hendraswati dan Kassubag TU, Bapak Moch. Andri, WP.

Kedatangan mereka di perpustakaan BPNB dimaksudkan untuk mencari data mengenai bahan kajian sejarah yang berhubungan dengan Provinsi Kalimantan Tengah. Oleh karena banyaknya koleksi kajian mengenai Provinsi Kalimantan Tengah yang dimiliki perpustakaan BPNB Kalimantan Barat, sehingga mereka tertarik memiliki buku tersebut yang akan dijadikan referensi. Diantaranya Peristiwa-Peristiwa Bersejarah dan Tokoh-Tokoh Penting di Kalimantan Tengah; Pahandut  Suatu Tinjauan Sejarah Sosial Politik; Pertempuran Danau Mare di Tumbang Samba Kalimantan Tengah (1945 – 1949); Sarekat Dayak : Peranannya dalam Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan di Kalimantan Tengah.

Menurut perwakilan dari rombongan, Bapak Ferry Soni mereka  juga sangat tertarik dengan fasilitas yang ada di perpustakaan BPNB Kalimantan Barat, yang menyediakan buku-buku yang terpajang rapi sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Serta katalog online yang dimiliki perpustakaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat yang tidak terdapat di tempat mereka.