Berita Terbaru

  • | 70

    Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak mengikutsertakan dua peneliti sejarah yaitu Any Rahmayani, S.S. dan Yusri Darmadi, S.S. dalam Workshop Penulisan SejarahTingkat Pemula yang diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Derektorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.   

  • | 93

    LANDAK – Gasing merupakan permainan yang cukup populer bagi masyarakat Kalimantan Barat. Bahkan permainan ini dianggap sebagai permainan tradisional di kalangan suku Melayu dan Dayak, dua suku bangsa besar di Kalimantan Barat. Sebagai permainan tradisional, permainan ini sering diperlombakan pada berbagai kegiatan budaya berskala besar seperti Gawai Dayak dan lain sebagainya. 

  • | 57

    PONTIANAK -  Pencatatan warisan budaya tak benda (WBTB) yang merupakan program Dirjen Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya (INDB) sebagai salah satu upaya pelestarian dan pengembangan budaya negeri ini menarik perhatian para peneliti Puslitbang Dirjen Kebudayaan Kemdikbud. Kebijakan INDB dalam hal pencatatan dan penetapan WBTB menjadi focus kajian tim peneliti Puslitbang.

  • | 58

    Ambon - Pameran sejarah budaya menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh BPNB Pontianak di tahun 2015. Kegiatan pameran yang dirangkaikan dengan Seminar Hasil Penelitian Peneliti BPNB se -Indonesia dilangsungkan di Kota Ambon dari tanggal 20 – 24 April 2015. 

  • | 67

    Pontianak - BPNB Pontianak menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis penyusunan proposal penelitian sebagai kegiatan kedua di tahun 2015. Sebagai agenda rutin, kegiatan tahun ini bertemakan “ Membangun Borneo Dalam Perspektif  Sejarah dan Budaya.” 

  • | 51

    Penelitiian Kebijakan INDB merupakan kegiatan yang digagas oleh Puslitbang Kebudayaaan Kemdikbud bekerjasama dengan BPNB Pontianak.

  • | 48

    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-priority:99;
    mso-style-qformat:yes;
    mso-style-parent:"";
    mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
    mso-para-margin-top:0cm;
    mso-para-margin-right:0cm;
    mso-para-margin-bottom:10.0pt;
    mso-para-margin-left:0cm;
    line-height:115%;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:11.0pt;
    font-family:"Calibri","sans-serif";
    mso-ascii-font-family:Calibri;
    mso-ascii-theme-font:minor-latin;
    mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
    mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
    mso-hansi-font-family:Calibri;
    mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

    Globalisasi dan strategi menuju Indonesia yang berkepribadian dalam budaya  menjadi tema dari Kongres Kebudayaan IV Tahun 2014 yang diadakan di Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya, 2 – 5 Desember 2014 dan dihadiri sekitar 80 peserta yang mewakili Dinas terkait dari pemerintah Kabupaten Kota se-Kalimantan Barat, perwakilan majelis-majelis adat dan budaya se-Kalimantan Barat.

  • | 46

    Permainan rakyat tentu sangat jarang dapat ditemukan dalam kehidupan anak sehari-hari pada saat ini. Selain menyeruaknya berbagai jenis permainan anak yang jauh lebih modern, ruang untuk bermain anak yang luas juga hampir-hampir tidak tersedia. Oleh karena itu, Balai Pelestarian Nilai Budaya Pontianak kemudian menyelenggarakan kegiatan Lomba Permainan Rakyat untuk anak tingkat Sekolah Dasar. Rangkaian kegiatan lomba Permainan Rakyat ini berlangsung dari tanggal 21 hingga 27 November 2014, bertempat di halaman Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya Pontianak. Jenis permainan rakyat yang diperlombakan dalam kegiatan lomba ini adalah galah hadang putri, terompah panjang putra dan terompah panjang putri

  • | 44

    Pameran yang mengambil tema “Menggali Permata di Bumi Khatulistiwa” bertujuan untuk memberikan infomasi tentang Nilai-nilai Kesajarahan dan Budaya Kalimantan kepada masyarakat luas. Sehingga tidak saja buku-buku sejarah dan kebudayaan yang ditampilkan dalam pameran ini. Beberapa teks naskah kuno, lukisan dan foto-foto sejarah perjuangan, serta benda-benda budaya dan kebudayaan dari jaman Hindia Belanda hingga sekarang juga turut ditampilkan. 

  • | 50

    Balai Pelestarian Nilai Budaya, sebagaimana salah satu tusi yang diembannya selama ini adalah melakukan desiminasi nilai-nilai sejarah dan budaya kepada masyarakat. Utamanya adalah kepada generasi muda usia sekolah, agar mereka mengenal dan mencintai sejarah dan budaya bangsanya. Dalam rangka melakukan tugas dan fungsinya tersebut, Balai Pelestarian Nilai Budaya Pontianak mengembangkan model pembelajaran bagi siswa melalui kegiatan Lomba Pengetahuan Sejarah dan Budaya tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama se-Kota Pontianak dan sekitarnya yang dialksanakan pada tanggal 27 – 30 Oktober 2014.