Katalog Buku Sumatera Barat

Menampilkan 1 - 16 dari 167
  • JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA VOL 2 NO 2

    Jurnal edisi volume 2 nomor 2 diawali sebuah tulisan yang membahas kearifan lokal pada masa konflik di Ambon, yang ditulis oleh Marthen M.

  • JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA VOL. 2 NO. 1 

    Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Vol 2 No 1 memuat hasil-hasil penelitian mengenai sejarah dan budaya yang ada di Indonesia.

  • SULUAH VOLUME 18 NO 22 JUNI 2016

    Ungkapan dengan nilai yang terpatri didalamnya tanpa kita sadari sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan yang dihulunya kelisanan menjadi titik persoalan manusia ketika telah dimaknai. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka tim redaksi menurunkan tulisan yaitu:

  • SULUAH VOLUME 19 NO. 23 DESEMBER 2016

    Sebagai sebuah peristiwa masa lalu history as past actuality, maka peristiwa sejarah itu sendiri memuat tentang peristiwa kehidupan manusia, baik kehidupan manusia yang baik maupun yang buruk. Berkaitan dengan hal diatas maka buletin volume 19 no 23 berisi tulisan tentang:

  • SUMATERA BARAT CATATAN SEJARAH DAN ARKEOLOGI

    Buku tentang Sumatera Barat dalam Perspektif Sejarah dan Arkeologi, merupakan kumpulan tulisan yang dihimpun oleh Balai Arkeologi Sumatera Utara dari para penulis yang berasal dari Balai Arkeologi Sumatera Utara dan penulis dari luar.

  • PERAN "KAUM MUDO" DALAM PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI MINANGKABAU 1803 - 1942

    Kaum mudo dapat memberikan sumbangan pemikiran yang besar terhadap pelaksanaan pendidikan Islam di Minangkabau. Pada tahap awal pembaharuan pendidikan Islam di Minangkabau dimulai dengan munculnya gerakan Padri.

  • SEJARAH PENDIDIKAN DAERAH SUMATERA BARAT

    Perkembangan pendidikan sewaktu pengaruh Hindu masuk ke Sumatera Barat belum jelas diketahui, karena dari prasasti peninggalan Adityawarman yang sudah terbaca tidak satupun yang membicarakan masalah pendidikan.

  • NAGARI KOTO GADANG VI KOTO  KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT  ADAT SALINGKA KOTO

    Masyarakat Koto Gadang VI Koto, adalah masyarakat yang terbuka dalam menerima dan menyikapi perkembangan zaman, sebagaimana masyarakat Minangkabau pada umumnya.

  • IDENTITAS ORANG JAWA  ORANG JAWA DI NAGARI KOTO BARU KECAMATAN LUHAK NAN DUO PASAMAN BARAT

    Nagari Koto baru merupakan sebuah nagari yang dihuni oleh berbagai etnis, bahkan sebagai orang berpendapat kawasan ini adalah Indonesia mini. Kedatangan orang Jawa ke kawasan ini telah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda.

  • NASKAH IJAZAH & SILSILAH TAREKAT  KAJIAN TERHADAP TRANSMISI TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH DI MINANGKABAU

    Naskah ijazah dan silsilah tarekat secara umum ditulis oleh para khalifah mursyid tarekat Naqshabandiyah. Naskah ini memiliki banyak kesalahan dalam penulisan dan kaedah bahasa arabnya, hal ini terjadi karena beberapa faktor.

  • TRANSLITERASI NASKAH KUNO DI PROPINSI SUMATERA BARAT TRADISI KEAGAMAAN DALAM NASKAH

    Buku ini menampilkan 6 (enam) judul naskah yang transliterasinya ditampilkan dalam 2 (dua) bab, yang dapat dikategorikan kedalam 4 (empat) tema meliputi : pertama : tasawuf, naskahnya terdiri dari Jalan Ma'rifat, Naskah Sifat Dua Puluh dan Naskah Wirid dan Doa; ked

  • KESENIAN BATOMBE DI NAGARI ABAI KABUPATEN SOLOK SELATAN

    Kesenian Batombe merupakan seni tradisi yang terdapat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau di Nagari Abai Kecamatan Sangir Batanghari Kabupaten Solok Selatan, dan telah dikenal sebagai kekayaan budaya/seni masyarakat setempat sejak dahulu hingga sekarang.

  • PERJUANGAN SULTAN ALAM BAGAGAR SYAH DALAM MELAWAN PENJAJAH BELANDA DI MINANGKABAU PADA ABAD KE-19

    Peranan Sultan Alam Bagagar Syah dalam melawan Belanda di Minangkabau memberi dampak yang besar bagi masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat, dan beberapa daerah lain di sekitarnya, seperti Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu dan Aceh.

  • BIANGLALA KEHIDUPAN BAGINDO TAN LABIH :  SUMANDO DAN DUBALANG TUANKU IMAM BONJOL YANG SETIA (1799 - 1888)

    Buku ini merekonstruksi satu episode sejarah mengenai peranan seorang pejuang Bagindo Tan Labih dalam melawan kolonialisme Belanda. Bagindo Tan Labih gelar Datuk Bandaro Rajo Ulakan lahir di Kuraitaji, Pariaman tahun 1799.

  • SELINTAS PRASASTI DARI MELAYU KUNO

    Sumatera pada abad X s/d XII M banyak meninggalkan jejak peninggalan dari masa pengaruh Hindu dan Budha. Jejak-jejak peninggalan tersebut sebagian berupa prasasti, yaitu tulisan kuno yang dipahatkan pada batu dengan berbagai jenis huruf dan bahasa.

  • MENGUAK TABIR DHARMASRAYA

    Dari data prasasti Dharmasraya yang dipahatkan pada alas kaki Arca Amoghapasa yang dikirim dari Raja Singasari, Kertanegara pada tahun 1286 M menunjukkan adanya pusat pemerintah Kerajaan Malayu di daerah Dharmasraya dengan rajanya bernama Tribhuwana Mauliwarmadewa.