ADAT ISTIADAT DAERAH JAMBI

Pengarang: 

IBRAHIM BUJANG S.H

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1985

Daerah/Wilayah: 
Jambi
Rak: 

4.4(390-39

ADAT ISTIADAT DAERAH JAMBI

Menurut adat Jambi dalam kelahiran, sejak saat anak berada dalam kandungan, mulai timbul kewajiban khusus dari orang tuanya untuk melakukan atau tidak melakukan perbuatan dan sikap tertentu demi keselamatan bayi yang akan dilahirkan. Pada orang melayu Jambi upacara pemberian nama diselenggarakan ketika anak berumur 40 hari, serentak dengan upacara memotong rambut untuk pertama kalinya. Di dusun Tuo adat pergaulan muda-mudi disebut bedak berkelam, karena sistem pergaulan dilaksanakan secara berbedak-bedakan dan bermain pupur di malam hari di dalam gelap. Ada pula pergaulan yang dilakukan pada waktu malam di terang bulan, sambil menumbuk padi. Dalam kematian hubungan antara jiwa dan tubuh akan putus, dalam rangka inilah orang mengadakan upacara pengucapan mantra yang kebanyakan beragama Islam sekarang diwujudkan dalam bentuk pembacaan Bardah, Surat Yasin secara serentak dikalangan para kerabat yang hadir. Pada hari ke 7 malam sejak matinya seseorang, diadakan upacara naik tanah.