BABAD MENGWI

Pengarang: 

IDA BAGUS PUJA ERAWAN,SH, dkk

Penerbit: 

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

1.4.1 (000

ISSN/ISBN: 

-

BABAD MENGWI
Setelah daerah Mengwi menjadi kekuasaan I Gusti Ngurah Agung sampai pula ke daerah Buleleng, Jembrana dan Blangbangan. Namun beliau selalu dalam kebingungan sedih penuh rasa derita, karena belum mengetahui/belum dapat mengetahui para leluhur yang datang ke Pulau Bali, itulah yang membuat dengan segera beliau menghadap Mpu kekeran dengan tujuan untuk menanyakan tentang para eluhur beliau, Praksyam purwakam wisnwam. Permohonan/perkataan Sri Aji Kawiapura kepada Mpu Kekeran yang merupakan Cudamani Baginda raja. Dengan ucapan lemah lembut baginda raja mengajukan pertanyaan bagaikan secara gurah pada masa Sasih Kapat (Bulan Oktober-Nopember) membuat senang yang mendengarkannya. Mohon diampunkanMpungku dengan ketulusan hati serta rasa hormat untuk dapat mengetahui perihal serta para keturunannya. Kini Mengwi telah dalam keadaan aman dibawah kedudukan Cokorda Made Agung, disebbakan oleh kebijaksanaannya dalam mengendalikan negara serta menguasai Sastra Saridresti, bersikap dan berbudi halus, tak bedanya Maha Raja Yudistira pada jaman dahulu, karena disebabkan oleh kecekatannya memainkan senjata terutama dalam menghadapi medan perang, berwajah rupawan, tak ubahnya putra Hyang Indra pada saat beliau melemparkan pandangan.