BAHASA DAN SASTRA LISAN KEPULAUAN BANDA DALAM PERSPEKTIF POSKOLONIAL

Pengarang: 

HELMINA KASTANYA

Penerbit: 

KANTOR BAHASA MALUKU

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Maluku
Rak: 

SAS-819 (810-899)

ISSN/ISBN: 

978-602-60859-3-1

Jumlah Halaman: 
94

Berdasarkan hasil penelitian, maka sastra lisan yang berasal dari Kepulauan Banda baik yang tumbuh dan berkembang di masyarakat Pulau Banda Besar maupun yang ada di Pulau Banda Naira sangat sedikit. Hampir sebagian besar sastra lisan masyarakat Kepulauan Banda telah hilang seiring dengan masuknya berbagai campuran kebudayaan yang dibawa oleh pendatang. Hanya sebagian kecil sastra lisan yang masih ada dan berkembang di tengah masyarakat seperti cerita rakyat yang berupa legenda dan nyanyian rakyat serta salah satu tradisi lisan. Ada beberapa cerita rakyat berupa legenda yang ditemukan, diantaranya legenda terbentuknya tangga Desa Lonthoir, legenda terbentuknya Parigi Pusaka, tradisi Cuci Parigi Pusaka, Jan Pieter Zoon Coen ‘Sang Penjahat Perang dari Belanda’, dan sebagainya.