IDENTITAS BUDAYA DAYAK KAYAAN MENDALAM DI KAPUAS HULU

Pengarang: 

POLTAK JOHANSEN, DONATIUS BESP

Penerbit: 

KEPEL PRESS

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

AGA - 291.4 (290-299)

ISSN/ISBN: 

978-602-356-079-0

Jumlah Halaman: 
108

Budaya tradisional memiliki peran yang penting dalam kehidupan Orang Dayak Kayaan Mendalam. Budaya tradisional berkaitan erat dengan pengungkapan rasa syukur kepada penguasa alam semesta atas segala berkat yang diberikan kepada manusia. Melalui budaya tradisional, orang Kayaan Mendalam menjaga relasi yang baik antara manusia dan penguasa alam semesta. Budaya tradisional Kayaan mampu menampung unsur-unsur budaya luar (melalui agama Katolik dan Islam), yang diakui sebagai bagian dari akulturasi. Saat ini orang Kayaan Mendalam mayoritas adalah pemeluk agama Katolik. Sebagai pemeluk agama Katolik, mereka menjalani pula tradisi-tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang mereka. Percampuran antara kepercayaan tradisional dan agama Katolik yang bersifat universal menghasilkan keyakinan yang bersifat lokal sebagai hasil dari adaptasi dari keduanya. Mereka penganut Katolik tetapi ikut serta dalam semua kegiatan budaya tradisional. Sedangkan budaya tradisional mengandung unsur keagamaan tradisional yang memiliki prinsip yang berbeda dengan ajaran Katolik. Perbedaan prinsip tersebut terutama dalam hal obyek yang disembah dalam ritual dan dalam ajaran gereja. Namun demikian, orang Kayaan Mendalam menjalankan keduanya tanpa mempersoalkan perbedaan prinsip dasar tersebut.