JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA VOL 2 NO 2

Pengarang: 

TIM PENULIS

Penerbit: 

BPNB SUMATERA BARAT

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

TBU - 051 (050 - 059)

ISSN/ISBN: 

2502-6798

Jumlah Halaman: 
144

Jurnal edisi volume 2 nomor 2 diawali sebuah tulisan yang membahas kearifan lokal pada masa konflik di Ambon, yang ditulis oleh Marthen M. Pattipeilohy seorang peneliti BPNB Maluku yang memaparkan bagaimana konsep kearifan lokal katong samua orang basudara mampu mengkonstruksi pola pikir dan perilaku masyarakat yang multietnik di Kota Ambon, bukan hanya pada orang Ambon tetapi seluruh suku bangsa yang ada di Kota Ambon. Tulisan kedua oleh Zusneli Zubir peneliti BPNB Sumatera Barat yang mengangkat sejarah perkembangan kawasan Jakabaring di Kota Palembang, Jakabaring awalnya dianggap sebagai kawasan kumuh dan rawan kejahatan serta sebagai permukiman para pendatang tetapi selanjutnya justru Jakabaring menjadi kota satelit dan cukup terkenal dengan berbagai event olahraga nasional dan internasional yang pernah dilaksanakan di daerah ini. Tulisan ketiga oleh Undri peneliti BPNB Sumatera Barat mengangkat sejarah orang Jawa di Kabupaten Pasaman, orang Jawa dalam tulisan ini digambarkan penulis sudah ada sejak masa kolonial Belanda hingga akhirnya bermukim dan menikah dengan penduduk lokal yang bersuku bangsa Minangkabau sehingga beberapa identitas budaya mereka tidak lagi sama dengan orang Jawa di Pulau Jawa. Tulisan keempat sedikit berbeda yaitu Firdaus dengan latar belakang akademisi di Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang mencoba menguraikan sejarah kerajaan Alam Jayo Tanah Singiang dari sudut pandang sosio-historis. Tulisan kelima yang ditulis oleh Refisrul  peneliti BPNB Sumatera Barat mencoba mendeskripsikan sebuah upacara yang bukan bagian dari ritual agama tetapi dilakukan oleh kelompok tertentu yaitu upacara tabuik. Tulisan keenam adalah tulisan Yulisman peneliti BPNB Sumatera Barat yang mengangkat mengenai permainan tradisionalsebagai media pengajaran terhadap peraturan-peraturan yang berlaku pada permainan tersebut, nilai-nilai yang diperoleh dari permainan sangat baik dalam membentuk kepribadian anak-anak. Tulisan ketujuh oleh Seno peneliti BPNB Sumatera Barat yang mengangkat dinamika hubungan diplomatik Indonesia dengan Malaysia, digambarkan hubungan negara Indonesia dan Malaysia ibarat sebuah keluarga yang tidak terlepas adanya konflik yang tidak perlu diselesaikan dengan kekerasan cukup dengan musyawarah dan pemahaman kepentingan masing-masing. Tulisan terakhir adalah tulisan Sudarman akademisi di Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang, penulis menganalisis ragam hias yang ada pada bangunan mesjid sehingga penulis menyimpulkan bahwa mesjid yang diteliti mengambil ragam hias yang ada di rumah gadang  sedangkan ragam hias rumah gadang mengacu pada menhir yang ada di Kabupaten 50 Kota yang artinya adanya perpaduan budaya Minangkabau dan Islam.