KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT DAYAK HALONG DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN DI KALIMANTAN SELATAN

Pengarang: 

SISVA MARYADI DAN SEPTI DHANIK P

Penerbit: 

BPNB PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

KEA - 304.2 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-602-356-080-6

Jumlah Halaman: 
105

Mitos merupakan sarana komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan dari satu individu ke individu yang lain atau dari satu kelompok ke kelompok yang lain bahkan menjadi sarana komunkasi antara masa lalu dan masa kini. Secara umum cerita mitos berkembang luas di masyarakat nusantara, termasuk mitos yang berlangsung pada masyarakat Dayak Halong atau Dayak Meratus yang berada tidak jauh dari komunitas masyarakat Banjar yang merupakan suku terbesar di Kalimantan Selatan. Mitos yang berkembang dalam masyarakat Dayak Halong, dimana mitos-mitos yang ada mempengaruhi perilaku masyarakat Dayak Halong dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Keyakinan akan adanya kekuatan lain yang menghuni tempat-tempat tertentu di lingkungan sekitar dan pantang larang yang menyertainya mendasari masayarakat dalam bertindak. Menjaga hubungan yang harmonis dengan kekuatan lain tersebut harus dilakukan karena merupakan pemenuhan amanat nenek moyang mereka. Selain itu masyarakat Dayak Halong sepenuhnya menyadari apabila mereka adalah bagian dari alam dan bahkan menggantungkan hidupnya dari alam sehingga harus terus memperlakukan alam dengan baik. Ritual dengan memberikan sesaji, mematuhi pantang larang dan menghormati tempat keramat dengan tidak merusaknya merupakan usaha yang dilakukan mereka dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan para keramat/dewa. Masyarakat Dayak Halong percaya apabila mereka tidak mengganggu alam, maka alampun akan memberikan lebih kepada mereka. Oleh karena itu, mitos menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan alam sekitarnya. Dengan meyakini kebenaran mitos yang ada, lingkungan dimana masyarakat Dayak Halong hidup didalamnya tetap terjaga, tetap lestari sehingga mampu memberikan penghidupan kepada mereka.