KESENIAN BATOMBE DI NAGARI ABAI KABUPATEN SOLOK SELATAN

Pengarang: 

REFISRUL DAN RISMADONA

Penerbit: 

BPNB SUMATERA BARAT

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

KES - 793 (790-799)

ISSN/ISBN: 

978-602-8742-98-6

Jumlah Halaman: 
160

Kesenian Batombe merupakan seni tradisi yang terdapat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau di Nagari Abai Kecamatan Sangir Batanghari Kabupaten Solok Selatan, dan telah dikenal sebagai kekayaan budaya/seni masyarakat setempat sejak dahulu hingga sekarang. Kesenian ini tergolong seni tradisi(sastra lisan) Minangkabau yang menggunakan pantun sebagai unsur utama, dan batombe sendiri mengandung pengertian babaleh pantun (berbalas pantun). Pantun tersebut didendangkan secara berbalasan oleh kaum laki-laki dan perempuan dengan diiringi oleh instrumen pengiring (alat musik) utama yaitu rabab (biola). Keberadaan kesenian ini bermula pada masa dahulu ketika masyarakat setempat bergotong royong mengangkat kayu untuk pembuatan rumah gadang. Disaat itulah, diselingi dengan berbalas pantun untuk menyemangati orang-orang yang sedang bekerja. Dalam perkembangannya, kesenian batombe ditampilkan dalam berbagai aktifitas budaya masyarakat, seperti ketika baralek (upacara perkawinan), batagak rumah (mendirikan rumah), batagak pangulu (pengangkatan penghulu), penyambutan tamu dan lainnya. Masih eksisnya kesenian ini pada masyarakat Nagari Abai tidak bisa dilepaskan dari peranan ninik mamak (tokoh adat/masyarakat) setempat dalam upaya pelestarian kesenian batombe dan kecintaan masyarakat Nagari Abai terhadap budayanya yang merupakan warisan turun temurun dari leluhurnya.