NILAI FILOSOFIS DALAM KESENIAN GAMBANG KROMONGDI DKI JAKARTA

Pengarang: 

YUDI PUTU SATRIADI, HERMANA, ENDANG SUPRIATNA, YANTI NISFIYANTI, RIA ANDAYANI SOMANTRI, ALI GUFRON

Penerbit: 

BPNB BANDUNG

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

RKE - 781.6 (780-789)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
151

Kata gambang kromong diakui sebagai khas Betawi yang mengambil nama dari dua alat kesenian gambang dan kromong. Gambang merupakan alat musik pukul yang terdiri atas bilahan kayu yang ditampung dalam penampang berbentuk perahu, sedangkan kromong adalah alat musik pukul yang terbuat dari logam yang berbentuk pencolan. Pada saat sekarang, gambang kromong mencoba melakukan adaptasi dalam memenuhi keinginan selera penonton. Adaptasi yang mencolok dilakukan dalam bentuk penambahan alat musik, lagu yang dibawakan dan pakaian penyanyinya. Dalam kajian nilai filosofis terhadap gambang kromong terkuak pandangan beberapa pihak agar kesenian khas Betawi ini tetap dapat hadir sampai masa yang akan datang. Kebersamaan antarpemain gambang kromong dalam waktu yang lama menyebabkan mereka seperti keluarga sendiri. Para penonton yang menggemari musik ini mengakui gambang kromong sudah mampu memperkaya khazanah musik Betawi di DKI Jakarta dengan kekhasannya. Ini terbukti dari tampilnya gambang kromong saat mengadakan resepsi pernikahan atau khitanan, yang diharapkan agar generasi berikutnya dapat mengetahui dan mengenal gambang kromong sebagai musik tradisional yang masih ada hingga saat ini.