PANTUN MELAYU : MASA SILAM DAN MASA KINI

Pengarang: 

EVAWARNI, ANASTASIA WIWIK SWASTIWI

Penerbit: 

BPSNT TANJUNGPINANG

Tahun Terbit: 

2008

Daerah/Wilayah: 
Kepulauan Riau
Rak: 

SAS - 819 (810 - 819)

ISSN/ISBN: 

978-979-1281-25-6

Jumlah Halaman: 
100

 

 

Pantun adalah salah satu bentuk sastra lisan Melayu yang masih hidup dan dipengaruhi oleh masyarakat Melayu pada umumnya dan masyarakat Tanjungpinang khususunya dalam kehidupan sehari-hari. Bagi masyarakat Melayu, memahami pantun atau makna yang terkandung dalam bait pantun tidaklah sulit karena mereka telah terbiasa mendengar orang berpantun dan bahkan mereka sendiri mahir dalam berpantun. Diantara faktor yang mendukung seseorang dapat dengan mudah memahami isi/makna pantun adalah situasi atau moment dimana pantun tersebut disampaikan. Apabila dilihat perkembangan pantun pada masa kini dan menoleh ke masa lalu, ada sedikit perbedaan. Pada masa kini pemakaian pantun dalam kehidupan masyarakat sudah mulai berkurang. Pemakaian pantun yang masih terpelihara dengan baik adalah pada acara adat seperti rapat adat, upacara perkawinan dan selamatan.