PEMALI TANJUNG HATUHURAN SIMBOLISASI EKSISTENSI DIRI KEKINIAN ORANG HATUSUA

Pengarang: 

EVI OLIVIA K

Penerbit: 

KANTOR BAHASA MALUKU

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Maluku
Rak: 

ASB-394 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-602-60859-6-2

Jumlah Halaman: 
69

Pemali adalah jenis tradisi setengah lisan dan merupakan bagian dari kepercayaan rakyat. Pemali adalah pantangan atau larangan yang secara tidak langsung tercipta di kalangan masyarakat dan dituturkan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Di Tanjung Hatuhuran terdapat tujuh pemali, yang dimaknai dalam beberapa kelompok makna budaya yang masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Hatusua, diantaranya budaya bertegur sapa dengan menggunakan klakson; budaya kesopanan di dalam rumah; budaya pela-gandong yang merupakan budaya saling menghargai tanpa memperdulikan perbedaan status sosial, fisik, mental dan agama; budaya toleransi, menjaga ketentraman, dan ketenangan lingkungan; budaya saling menghormati antarsesama; budaya pasawari; dan budaya dalam bidang pertanian merupakan budaya saling menyapa saat berada di kebun meupun hendak pulang dari kebun.