SASIRANGAN  KAIN TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN

Pengarang: 

HENDRASWATI

Penerbit: 

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

RKE - 746.6 (740-749)

ISSN/ISBN: 

978-602-9052-14-5

Jumlah Halaman: 
154

Sasirangan merupakan nama sejenis kain yang berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan. Sasirangan artinya kain yang diberi gambar dengan corak tertentu yang sudah dipolakan secara tradisional menurut citarasa budaya khas etnis Banjar. Kain ini memang identik dengan kain yang diberi gambar dengan corak warna warni berbentuk garis-garis jelujur yang memanjang dari bawah ke atas (vertikal). Dilihat dari fungsinya, kain sasirangan dapat berfungsi sebagai sarana penyembuhan suatu penyakit (fungsi magis) dan berfungsi praktis sebagai bahan sandang sehari-hari. Kain sasirangan yang memiliki fungsi magis tersebut biasa disebut dengan nama kain pamintan. Bahan untuk membuat kain sasirangan adalah bahan baku kain putih polos (nonkapas) dengan berbagai jenis seperti katun, saten, sutera, dan sebagainya. Sedangkan bahan pewarna yang dulunya bahan pewarna alami, sekarang sudah menggunakan bahan sintetis buatan pabrik. Motif khas dan bersifat tradisional yang popular diantaranya hiris pudak, kambang kangkung, bayam raja, kulat kurikit, ombak sinapur karang dan masih banyak lagi yang lainnya.