SEJARAH PENDIDIKAN DAERAH SUMATERA BARAT

Pengarang: 

MARDJANI MARTAMIN, ALWIR DARWIS, SYAFRUDDIN, BUCHARI NURDIN, REFRIZAL M, NUR JAUL, LARANDI A. TAMIN, ZAMASRI, MUSLIM

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

Tahun Terbit: 

1997

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

SPE - 907 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
264

Perkembangan pendidikan sewaktu pengaruh Hindu masuk ke Sumatera Barat belum jelas diketahui, karena dari prasasti peninggalan Adityawarman yang sudah terbaca tidak satupun yang membicarakan masalah pendidikan. Pendidikan Islam pertama di Sumatera Barat dilakukan oleh pedagang Islam dari Aceh. Sesudah Islam mulai berkembang, maka pendidikan Islam mulai dilaksanakan di surau untuk pertama kalinya di Sumatera Barat dimulai oleh Sheikh Burhanuddin di Ulakan, Pariaman. Mulai tahun 1930 corak pendidikan Islam di Sumatera Barat mengalami perubahan, dimana tujuan pendidikan dikaitkan dengan tujuan Pergerakan Kemerdekaan Indonesia, yang berjalan sampai masuknya balatentara Jepang. Pada pertengahan abad ke-19 mulai didirikan sekolah gubernemen Belanda pertama di kota Padang dengan nama ”Gouvernement Inlandsche School” atau ” Sekolah Kelas Dua”. Di waktu tentara Jepang berkuasa pendidikan di Sumatera Barat semua sekolah diubah dengan bahasa Jepang, yang dijadikan mata pelajaran wajib di setiap sekolah. Pada zaman kemerdekaan, kebijaksanaan pendidikan sudah diatur secara sentral yang berlaku umum untuk seluruh Indonesia.