TARI PA'GELLU'

Pengarang: 

SIMON PETRUS

Penerbit: 

BPNB MAKASSAR

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

RKE - 793.3 (790-799)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
16

Pa’gellu’ berasal dari bahsa Toraja yang diartikan sebagai menari dengan riang gembira sambil menggerakkan tangan dan badan bergoyang dengan gemulai. Konsep tarian ini adalah hiburan dan bersifat rekreatif, biasanya dilakukan untuk menyambut tamu terhormat. Tarian ini tidak boleh dilakukan pada saat upacara kematian, karena tarian ini merupakan sebuah manifestasi kegembiraan yang diekspresikan dalam bentuk gerak yang lembut dengan alunan musik tradisional. Tari pa’gellu’ digelar dihalaman rumah atau didepan tamu agung. Dan boleh dilaksanakan kapan saja baik siang maupun malam hari. Tarian ini dilakukan oleh lima atau tiga orang gadis. Akan tetapi jika salah satu dari mereka ada keluarga yang meninggal dan belum dimakamkan, maka ia tidak diperbolehkan untuk menari karena dianggap masih berduka. Pakaian dan aksesoris yang digunakan memakai khas Toraja, dan diiringi gendang yang ditabuh oleh beberapa pria untuk melakukan gerakan tari. Tari ini termasuk kelompok tari pujaan yang merupakan ungkapan syukur. Terdapat 12 (dua belas) gerakan utama dalam tarian ini yang masing-masing gerakan mengandung makna yang demikian dalam.