TUTUR MEDANG KEMULAN

Pengarang: 

IDA BAGUS PUJA ERAWAN,SH, dkk

Penerbit: 

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB. BULELENG

Tahun Terbit: 

2006

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

1.4.1 (000

ISSN/ISBN: 

-

TUTUR MEDANG KEMULAN
Dalam lontar ini disebutkan bahwa Sanghyang Tunggal yang menyebabkan adanya Para Raja dan Para Manusia di Pulau Jawa dan Pulau Bali. Selanjutnya menyebutkan I Joko Sangkola Putra dari Mpu Angganjali setelah bergelar Aji Soka, lalu duduk sebagai Raja di Medang Kamulan. Beliau mempunyai dua orang abdi yang bernama I yana dan I Yalip. Kedua orang abdi ini cekcok lalu berperang yang keduanya mati. Kedua mayat abdi itu dikutuk oleh Aji Soka menjadi aksara I Yalip menjadi aksara Arab. Sedangkan I Yana dijadikan aksara Jawa dan Bali yakni A, Na, Ca, Ra, KA, Da, Ta, Sa, Wa, La, Pa, Da, Ja, Ya, Nya, Ga, Ba, Ta, Nga, yang mengandung arti : Ada dua orang abdi bertengkar, sama-sama sakti yang akhirnya keduanya mati.