TUTUR SANGHYANG TATWA PANGGELARAN

Pengarang: 

IDA BAGUS PUJA ERAWAN,SH, dkk

Penerbit: 

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB. BULELENG

Tahun Terbit: 

2006

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

1.4.1 (000

ISSN/ISBN: 

-

TUTUR SANGHYANG TATWA PANGGELARAN
Disebutkan bahwa pada jaman dahulu kala Pulau Jawa dalam keadaan sangat sepi dan goyah. itulah yang membuat Sanghyang Permana bersama Batari Pramiswari melakukan yoga di Pulau Jawa, yang kemudian tempat beliau melakukan yoga tersebut dinamakan Medang hingga sekarang. Ia memerintahkan Hyang Wisnu dan Hyang Brahma menciptakan manusia yang dibuat dari tanah liat sebagai penghuni Pulau Jawa. Setelah penuh dihuni manusia, Hyang Brahma diperintahkan turun ke Pulau Jawa untuk menciptakan berbagai jenis senjata terutama senjata untuk berperang. Dan memerintahkan Hyang Wiswakarma sebagai Undagi untuk mengajar manusia membuat rumah dan bangunan lainnya. kemudian Hyang ISwara diperintahkan untuk mengajar berbahasa yang baik. Bagawan Capangasta mendapat perintah selaku pelukis dan mengajarkan manusia melukis. Kembali Hyang Brahma diperintahkan sebagai Pande Besi dan Hyang Mahadewa sebagai Pande Mas. Melihat keadaan Pulau Jawa masih goyah, Batara Parameswara memerintahkan Para Dewata memnutar Gunung Mahameru yang kemudian dibawa ke Pulau Jawa. Setelah keadaan Pulau Jawa langgeng serta banyak tempat atau gunung yang suci, maka tiada sedikit jumlahnya Para Pertapa yang telah mencapai gelar pendeta, bujangga dan para mpu. Diantara para mpu, disebutkan bahwa Mpu Paliyat yang kuasa membebaskan isi bumi ini, dari neraka seperti rerumputan, pepohonan, bintang dan manusia. Selanjutnya disebutkan pulatimbulnya berbagai penyakit yang diciptakan oleh Bagawan Mercukunda, kemudian batara Wisnu menciptakan obat-obatan dan para dukun.