ULAP DOYO TENUN TRADISIONAL DAYAK BENUAQ

Pengarang: 

WILIS MARYANTO, SH

Penerbit: 

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

RKE - 746.1 (740-749)

ISSN/ISBN: 

978-602-9052-15-2

Jumlah Halaman: 
87

Kerajinan tenun tradisional Ulap Doyo diwariskan dari generasi ke generasi oleh masyarakat Dayak Benuaq dan merupakan produk yang ramah lingkungan, karena kain ini dibuat dan diproses dari bahan alami yang berasal dari tanaman yang banyak tumbuh liar disekitar permukiman penduduk masyarakat Dayak Benuaq. Motif dan ragam hiasnya juga memiliki ciri khas tersendiri dari tenun lainnya dan melalui selembar Ulap Doyo dapat diketemukan gambaran mengenai nilai tradisi budaya, kondisi alam, jenis flora dan fauna yang ada pada masyarakat Dayak Benuaq. Perkembangan tenun tradisisional ini dari teknis pembuatan tidak mengalami perkembangan yang berarti. Alat-alat yang dipergunakan masih sangat tradisional dan sederhana. Tetapi dapat dilihat dari produk yang dihasilkan sekarang sudah mengalami perkembangan yang sangat besar. Hal ini dapat dilihat dari corak yang lebih bervariatif dan warna lebih berani. Ini dapat dilihat dari pendistribusiannya sudah merambah keluar daerah, diantaranya Pulau Jawa, Sumatera, Bali bahkan keluar negeri seperti Malaysia dan Australia.