Sayur Kuning Rebung, kuliner Kalbar

Provinsi: 
Kalimantan Barat

Sayur kuning rebung, adalah salah satu jenis sayuran khas Kalimantan Barat. Berbahan dasar dari rebung/batang bambu yang masih muda sekali.

Kuliner kalbar

 

Bahan:

Bahan utamanya adalah 3 ons rebung (phon bamboo yang masih sangat muda)

Bahan tambahannya:

1. I ons daging tetelan

2. I ons kacang panjang

3. 1 gelas santan + ½ gelas santan kental

4. 1 sendok makan minyak goreng

Sedangkan bumbunya adalah:

3 siung bawang merah

1 siung bawang putih

½ sendok the ketumbar

½ teh merica (sahang)

1 irisan jahe ½ cm

1 irisan lengkuas ½ cm

2 cabai merah diiris serong

Garam secukupnya

Gula ½ sendok teh

Semua bumbu-bumbu tersebut dihaluskan atau ditumbuk.

 

Cara mengolah:

  1. Rebung dipotong kira-kira panjang 3 cm, lebar 1 cm
  2. Kacang panjang dipotong kira-kira 21/2 cm
  3. Bumbu yang sudah ditumbuk halus, ditumis sampai wangi, masukkan daging tetelan, tambahkan 10 sendok santan kemudian ditutup.
  4. Kalau sudah agak kering dan daging sudah agak lemak , masukkan santan dan aduk terus, tunggu sampai mendidih kemudian masukkan rebung kurang lebih 15 menit baru kemudian masukkan kacang panjang; terakhir santan kental dan cabai merah, sambil diaduk terus, setelah kacang panjang masak kemudian turunkan.

 

Cara memasak: di masak di atas api (dengan kompor) ditaruh dalam wadah/panci kemudian direbus sampai matang.

Cara penyajian:

Hidangkan agak panas pada mangkok atau tempat sayur yang cekung. Biasanya sayur rebung ini dihidangkan bersma sambal terasi atau sambal jendral dan ditemani daging empal atau tempe/tahu goreng lalap.

Cara makan: dimakan bersama dengan nasi karena jenis masakan ini adalah jenis sayur mayor.

Fungsi (sehari-hari, pengobatan, upacara): sehari-hari

Nilai budaya: nilai budaya yang bisa dipetik dari masakan sayur rebung ini adalah ikut melestarikan kelestarian lingkungan dengan memelihara rebung yang tumbuh di negeri Kalbar.

 

Sumber data: Asmara, U. Husna. 1997. “Aneka Resep Masakan Khas Kalbar”. Pontianak: Penerbit Romeo Grafika.

Penginput data: Neni Puji Nur Rahmawati